Ideas Ahli Gizi Agar Anak Mau Mengkonsumsi Sayuran

Mengkonsumsi makanan dengan menu gizi seimbang perlu dibiasakan pada anak usia sekolah. Anak usia sekolah memiliki aktivitas fisik yang banyak dan pertumbuhan fisik yang pesat, sehingga penting untuk memperhatikan kandungan nutrisi di setiap menu makanan yang dikonsumsi. Sayur merupakan salah satu makanan penting yang harus selalu dikonsumsi setiap kali makan karena merupakan salah satu syarat dalam memenuhi menu gizi seimbang. Pola makan yang diterapkan pada usia anak-anak akan mempengaruhi pola makan ketika dewasa sehingga membiasakan anak untuk mengkonsumsi sayur sejak dini sangatlah penting. Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional didapatkan eighty three,64% anak usia sekolah di Indonesia kurang mengkonsumsi sayur, karena anak sering mengalami fase sulit makan terutama susah makan sayur.

Cara agar anak mau mengkonsumsi sayur

Tips selanjutnya, yakni menyajikan buah dengan potongan yang menarik agar anak sudah tertarik sejak pertama melihatnya. Kementerian Kesehatan menyebutkan bisa juga orang tua memodifikasi sajian buah ke bentuk lain yang berbeda. Nah, kalau biasanya mom hanya membuat perkedel dengan campuran kentang dan telur saja, cobalah kali ini kreasikan perkedel dengan menambahkan wortel. Selain memberikan rasa yang lezat, perkedel wortel juga bisa menjadi solusi saat anak tidak suka makan sayur. Kelompok anak usia balita (0-59 bulan) memang menjadi proporsi penduduk yang paling sedikit mengonsumsi sayur . Jangan harap anakmu akan mau makan sayuran jika para orang tua tidak pernah mencontohkan dalam kehidupan sehari-hari.

OKEMOM – Sebagai orang tua, harus lebih kreatif saat membuatkan makanan untuk buah hati. Pasalnya, anak-anak cenderung lebih mudah bosan dengan makanan yang terlalu sering dikonsumsi. Pemerintah Indonesia sendiri menerapkan skor standar konsumsi sayur dan buah dalam pola pangan harapan sebesar 250,zero gram per hari dengan kontribusi energi sebesar 6%. Namun berdasarkan information Judi Online Pola Pangan Harapan , konsumsi buah dan sayur penduduk Indonesia tahun 2011 hanya sebesar 197, 3 gram per hari. Konsekuensinya, pasokan ini hanya dapat memberi kontribusi energi sebesar 4,15%. Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat.

Anak-anak sangat suka bermain dengan berandai-andai menjadi sesuatu. Karena pentingnya fungsi sayuran, maka sebaiknya ini tidak ditinggalkan dalam menu makanan sehari-hari, termasuk di bekal makanan si kecil. Ketika berbelanja, pastikan ambil sayuran yang belum pernah Anda coba sebelumnya. Anda tidak perlu membeli 1 kilo, tapi cukup untuk dicicipi di rumah. Setelah itu, carilah resep sederhana dan cepat dalam mengolahnya.

Karenanya, memperkenalkan berbagai jenis buah atau sayur sebaiknya dilakukan sejak masa MPASI atau usia 6-12 bulan. Anak-anak berada pada masa yang sangat senang mencontoh perilaku orang di sekitarnya. Sebagai orangtua, jika Anda ingin agar anak Anda menyukai sayur, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memberikannya contoh di rumah. Ketika mereka melihat ada sayur ataupun buah di rumah, maka anak-anak akan lebih mungkin untuk turut mencoba makanan tersebut. Anak-anak mungkin tidak suka makan sayur yang direbus atau dikukus karena rasanya pahit atau hambar.