Coba 5 Makanan Berikut Untuk Memasukkan Sayur Dan Buah Ke Dalam Menu Harian Anak

Anda juga dapat membuat sate dari potongan buah tersebut, kemudian siram dengan saus, sehingga bentuknya menjadi menarik untuk dilihat. Agar lebih sehat, Ayah dan Ibu bisa membuat nugget sendiri di rumah, lho. Tambahkan wortel atau sayuran-sayuran lain untuk menambah nutrisi sehingga nugget menjadi lebih sehat.

Oleh karena itu, orangtua harus membiasakan pola hidup sehat dengan memberikan asupan bergizi. Agar si kecil lahap makan, berikut lima trik kekinian mengolah sayuran. Dibandingkan menyembunyikan sayuran pada makanan anak, lebih baik anda membuat sajian sayur yang lezat dengan dikombinasikan aneka bahan makanan yang anak sukai.

Makanan khas Solo yang satu ini memiliki reputasinya tersendiri. Sebagai penyeimbang bekalnya sehari-hari, saya sering memasukkan sayuran ke dalam bekal anak. Salah satu yang paling simpel dan bebas ribet adalah edamame. Sebab, kandungan gizinya sangat bagus untuk melengkapi kebutuhan gizi harian. Selain tinggi serat dan protein, edamame juga mengandung antioksidan. Nah, sejak saya lihat ada edamame versi frozen, saya pun langsung tertarik.

Beberapa cara sayur yang menjadi favorit anak-anak

Cuci bersih kentang yang sudah dipotong sampai air bilasannya jernih, lalu tiriskan. Anak 1 tahun atau 12 bulan ini membutuhkan sekitar 1125 kalori per hari. Selain memberikan makanan utama, bisa dilengkapi dengan menyajikan makanan selingan atau camilan agar kebutuhan kalori tersebut terpenuhi. Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Ajaklah Si Kecil berkreasi dengan sayuran, misalnya membuat bentuk hewan di atas nasi menggunakan potongan sayur, seperti wortel, tomat, atau rumput laut. Bunda juga bisa memotong kentang dan wortel menggunakan cetakan khusus dengan bentuk yang lucu. Biarkan Si Kecil memilih sendiri sayur yang menarik perhatiannya, saat berbelanja di grocery Beli Free Spin store atau pasar.