Ahli Gizi

Masa pertumbuhan anak merupakan satu masa yang menuntut orangtua harus dengan benar memperhatikan asupan gizi yang diterima oleh si kecil. Dalam hal ini, pastinya kita harus dapat memilih asupan gizi yang memang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Selain mengkombinasikan makanan, orang tua juga bisa membuat tampilan makanan jadi lebih menarik agar si anak semakin lahap untuk menghabiskan makanannya.

Cara agar anak mau mengkonsumsi sayur

Pacu semangat anak untuk membuat sayur menjadi sahabat nutrisi anak dan keluarga. (multiplemaymamma.com)Jika dengan cara tersebut anak masih ogah makan sayur, Bunda bisa mengakalinya dengan trik di bawah ini, sebagaimana dikutip dari Liputan6.com. Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Healthline, berikut cara agar lebih mudah agar anak makan sayuran yang banyak. “Pada dasarnya balita senang menentukan untuk dirinya sendiri.

Apabila anak Anda menyukai wortel yang kaya akan Vitamin A, padukan dengan bayam, brokoli, atau bok choy untuk asupan kalsium pada tulang. Moms bisa menyediakan buah potong, jus buah, atau makanan ringan yang terbuat dari sayur. Jika dilakukan dengan konsisten, maka anak akan terbiasa untuk tidak makan jajanan yang tidak sehat. Agar perkenalan dengan buah-buahan lebih menarik, sesekali Moms bisa mengajak anak untuk melakukan blind tasting.

Hal ini memperlambat pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang sepanjang hari. Berikan si kecil buah segar agar kebutuhan multivitamin dan mineral terpenuhi. Anda bisa mengelola buah agar lebih disukai si kecil misal dibuat menjadi jus buah-buahan dicampur susu. Ada setidaknya empat jenis buah berdasarkan warnanya yakni buah berwarna kuning, hijau, merah dan ungu. Untuk menjaga kesehatan mata anak bisa diberikan buah berwarna kuning karena mengandung beta karoten. AKURAT.CO, Ketika Si Kecil memasuki usia 1 sampai 5 tahun, normal jika nafsu makannya menurun.

Untuk membuat anak yang sudah tumbuh besar menyukai buah dan sayur memang enggak mudah. Mereka membutuhkan proses karena selama ini mungkin anak sudah menemukan makanan favorit mereka yang enggak bisa lepas, seperti ayam goreng dan mie instan. Buah dan sayur hukumnya wajib untuk dikonsumsi, Moms karena khasiatnya yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Tetap sajikan sayur dan buah dalam makanan sehari-hari dan terus paksa anak untuk terbiasa memakannya.

Tekanan teman dapat bekerja dengan cara yang baik, dan anak Anda mungkin akan mencoba hidangan baru jika temannya cukup berani untuk mencobanya terlebih dahulu. Beberapa anak tidak suka mencampur makanan tetapi beberapa akan bersedia untuk bereksperimen. Siapkan mangkuk sayuran dan biarkan mereka mencampurnya Beli Free Spin dengan makanan kesukaan mereka. Berikan pujian setiap kali buah hati bisa menghabiskan sayuran di piring mereka. Rasanya yang pahit atau hambar jadi faktor anak tidak doyan sayuran. Saat anak terlibat dalam proses menyiapkan atau memasak makanan, maka anak akan merasa memiliki perasaan tanggung jawab.

Cobalah memanggangnya untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang disukai anak-anak. Mereka akan lunak di dalam dan renyah di luar – seperti kentang goreng. Ini juga memunculkan rasa manis alami pada sayuran sehingga rasanya tidak sedalam saat mentah. Membuat makanan berukuran mini juga bisa membuatnya lebih ramah anak. Keunggulan lain dari melibatkan anak saat proses memasak adalah semakin tumbuhnya kedekatan antara anda dan anak. Anda dapat menyisipkan gurauan untuk membuat suasana memasak menjadi lebih menyenangkan.

Sejalan dengan kampanye ‘Eat Like A Pro’, Beko, Europe’s number 1 freestanding residence home equipment brand, mengajak orang tua untuk semakin memperhatikan asupan sehat bagi anak. Salah satunya dengan mempersiapkan camilan kaya gizi guna mendukung aktivitas harian dan pertumbuhan anak. Misalnya, jika memasak sup, anda bisa membentuk potongan wortel menyerupai bunga matahari atau menambahkan makaroni dengan bentuk yang menarik. Gunakan pula mangkuk yang cukup besar dengan motif atau gambar yang juga menarik untuk menimbulkan selera makan si anak.